JALAN RAYA BLU’URAN GELAP GULITA BERHARI-HARI! DISHUB SAMPANG JANGAN TUNGGU WARGA JADI KORBAN -->

JALAN RAYA BLU’URAN GELAP GULITA BERHARI-HARI! DISHUB SAMPANG JANGAN TUNGGU WARGA JADI KORBAN

Jumat, 16 Oktober 2026, Oktober 16, 2026





Macanasia.net|SAMPANG – Penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Raya Blu’uran, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, dilaporkan padam selama beberapa hari. Sepanjang kurang lebih satu kilometer gelap gulita, sementara warga menunggu tindakan nyata dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang.


Berdasarkan pantauan media Macan Asia dan keluhan warga, lampu PJU yang padam membentang dari depan rumah Kepala Desa Blu’uran ke arah utara. Kondisi ini membuat pengguna jalan harus meningkatkan kewaspadaan saat melintas pada malam hari.


Persoalannya bukan sekadar lampu yang mati. Ketika penerangan jalan tidak berfungsi, jarak pandang pengendara ikut terbatas dan risiko perjalanan meningkat. Situasi ini semestinya menjadi perhatian serius instansi yang berkaitan dengan pelayanan penerangan jalan.


H. Asip, warga Desa Karang Penang Onjur, mengaku khawatir saat melintasi jalur tersebut pada malam hari. Ia bahkan terkadang memilih menunggu pengendara lain agar bisa melintas bersama menuju arah utara.


“Saya takut kalau pas lewat jalan ini. Kadang saya menunggu ada teman yang sama-sama ke arah utara,” ungkap Asip saat ditemui di sebuah warung, Kamis malam (15/10/2026).


Keluhan itu menjadi alarm bagi Dishub Sampang. Warga membutuhkan penerangan yang berfungsi, bukan sekadar fasilitas yang terpasang di pinggir jalan tetapi dibiarkan padam tanpa kepastian penanganan.


Jika kerusakan telah berlangsung berhari-hari, masyarakat wajar mempertanyakan kapan pemeriksaan dan perbaikan dilakukan. Publik berhak mendapatkan pelayanan yang layak, termasuk penerangan pada jalur yang setiap hari digunakan untuk beraktivitas.


Dishub Sampang perlu segera turun ke lapangan, memeriksa seluruh titik lampu yang padam, serta menjelaskan penyebab dan langkah perbaikannya. Respons yang cepat dan terbuka akan jauh lebih berarti daripada membiarkan keluhan warga terus berulang.


Jangan sampai persoalan sederhana seperti PJU mati justru berlarut-larut hingga menggerus kepercayaan masyarakat. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi pertimbangan utama dalam penanganan fasilitas publik.


Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari Dishub Sampang mengenai penyebab padamnya PJU maupun jadwal perbaikannya. Konfirmasi dari pihak terkait masih diperlukan untuk memperoleh penjelasan yang berimbang.


Kini, warga menunggu bukti nyata. Jalan Raya Blu’uran tidak seharusnya terus berada dalam kondisi gelap ketika penerangan menjadi kebutuhan mendasar pengguna jalan. Dishub Sampang perlu menjawab keluhan ini melalui tindakan konkret, bukan membiarkannya tanpa kepastian. (Zai)

TerPopuler