“MAI DPC Labura Gelar Musyawarah Bentukan Tim MBG, Tegaskan Komitmen Kawal Program Gizi Tepat Sasaran”

“MAI DPC Labura Gelar Musyawarah Bentukan Tim MBG, Tegaskan Komitmen Kawal Program Gizi Tepat Sasaran”

Kamis, 12 Februari 2026, Februari 12, 2026

 


Macanasia.net | Labura – Dewan Pimpinan Cabang Macan Asia Indonesia (MAI) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) menggelar musyawarah pembentukan Tim Program MBG di Kantor Sekretariat MAI DPC Labura, Dusun III, Desa Pulo Jantan, Kecamatan NA IX-X. Kamis 12-2-2026.


Musyawarah yang dipimpin langsung oleh Ketua MAI DPC Labura, Muhammad Daham, tersebut menjadi langkah awal konsolidasi organisasi dalam mendukung program pemerintah di bidang pemenuhan gizi masyarakat.


Dalam arahannya, Muhammad Daham menegaskan bahwa pembentukan Tim MBG bukan sekadar agenda seremonial, melainkan komitmen nyata organisasi dalam mengawal program peningkatan gizi bagi kelompok rentan, mulai dari anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui hingga balita.


“Program MBG ini bukan hanya tentang pembagian bantuan, tetapi tentang memastikan generasi kita tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas. MAI harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam memastikan asupan gizi tersalurkan secara merata dan tepat sasaran,” tegas Daham di hadapan jajaran pengurus dan tim yang hadir Rabu 11-2-2026.


Ia menekankan bahwa kunci keberhasilan program terletak pada pendataan dan pemetaan yang akurat. Karena itu, tim yang telah dibentuk diminta bekerja secara profesional, objektif, dan penuh tanggung jawab.


“Pendataan adalah fondasi utama. Saya minta seluruh tim bekerja teliti, tepat, cepat, dan amanah. Jangan sampai ada penerima manfaat yang terlewat, dan jangan pula ada data yang tidak valid. Kita ingin program ini benar-benar menyentuh mereka yang berhak,” ujarnya.


Menurut Daham, MAI DPC Labura ingin memastikan bahwa dukungan terhadap program pemerintah tidak hanya sebatas wacana, tetapi diwujudkan melalui kerja konkret dan terukur di lapangan.


Dengan terbentuknya Tim MBG, MAI DPC Labura berharap proses verifikasi dan pendistribusian bantuan dapat berjalan objektif dan transparan, sehingga tujuan bersama dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat dan unggul dapat tercapai.

(Tim-Red)

TerPopuler