Macanasia.net|Sampang – Suasana khidmat mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan Milad ke-3 Majelis Al Mukhlisin di Desa Patarongan, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang. Acara bertajuk Pemuda Patarongan Bersholawat ini dihadiri ratusan jamaah, ulama, habaib, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah setempat.
Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Habib Muhammad Ba’bud, Habib Idrus Bilfaqih, KH Fauzan Badruddin, KH Kholisin, KH Muhdhor Mudher, KH Maqbul, KH Ulumuddin Mahsus, KH Dekhoiruzzain, KH Abd Jalil, KH Hamdali, KH Iwad Mirtadho, dan Lora Lukman Rofiq. Turut hadir pula Kepala Desa Patarongan Syukri, aparat desa, Kapolsek dan Koramil Torjun, serta pengurus Majelis Al Mukhlisin.
Rangkaian acara diawali dengan penghormatan kepada para habaib dan ulama, dilanjutkan pembacaan Asrofal Anam oleh KH Ulumuddin Mahsus. Ketua Panitia, Sukron Adim Bilal Marzuqi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan yang penuh berkah ini.
Puncak acara diisi dengan Mauidhotul Hasanah oleh KH Fauzan Badruddin dari Pamekasan. Dalam tausiyahnya, KH Fauzan menekankan bahwa peringatan Maulid tidak sekadar seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan nyata.
“Banyak orang merayakan Maulid, tapi akhlak Rasulullah belum tercermin dalam keseharian. Nabi mengajarkan kejujuran, tapi kita masih terbiasa dengan kebohongan. Nabi mencontohkan kepedulian, tapi kita sibuk dengan urusan sendiri. Inilah PR besar umat Islam,” tegasnya.
Ia menambahkan, jika umat benar-benar meneladani Rasulullah, maka kehidupan akan dipenuhi kedamaian, keadilan, dan keberkahan. “Tanpa itu, Maulid hanya menjadi rutinitas tahunan tanpa makna,” ujarnya disambut takbir jamaah.
Khusus kepada para pemuda Patarongan, KH Fauzan berpesan agar menjadikan akhlak Rasulullah sebagai teladan dan mencerminkannya dalam keseharian.
Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin KH Muhdhor Mudher. Dengan lantunan sholawat yang menggema sepanjang malam, peringatan Maulid Nabi dan Milad ke-3 Majelis Al Mukhlisin ini tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga sarana refleksi bersama untuk membumikan ajaran Rasulullah di tengah masyarakat Torjun.(Zai)
