Nurul Huda Gaungkan Penguatan Spiritual di Era Digital, Santuni Anak Yatim dan Rangkul Elemen Masyarakat Sampang

Nurul Huda Gaungkan Penguatan Spiritual di Era Digital, Santuni Anak Yatim dan Rangkul Elemen Masyarakat Sampang

Minggu, 08 Maret 2026, Maret 08, 2026
Nurul Huda Gaungkan Penguatan Spiritual di Era Digital, Santuni Anak Yatim dan Rangkul Elemen Masyarakat Sampang

Macanasia|SAMPANG — Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, Nurul Huda, menggelar kegiatan bertajuk “Sosialisasi Mengatasi Krisis Spiritual di Era Digital” di Gedung Pertemuan SMKN 2 Sampang, Kabupaten Sampang, Minggu (8/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi bersama tentang pentingnya menjaga nilai-nilai spiritual di tengah derasnya arus teknologi dan informasi.


Acara yang berlangsung dalam suasana khidmat di bulan suci Ramadan itu dihadiri berbagai elemen masyarakat. Mulai dari kader organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, perwakilan lembaga swadaya masyarakat, hingga insan pers turut hadir meramaikan kegiatan yang sarat pesan moral tersebut.


Sejumlah kader Gerakan Pemuda Ansor tampak hadir bersama para aktivis sosial dan awak media. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan semangat kebersamaan serta komitmen kolektif untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dan moral di tengah dinamika zaman yang semakin kompleks.


Tak sekadar kegiatan sosialisasi, acara tersebut juga diisi dengan kegiatan bakti sosial berupa santunan kepada anak yatim. Momentum tersebut menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat sekaligus menguatkan pesan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian tak terpisahkan dari nilai-nilai spiritual.


Dalam sambutannya, Nurul Huda menyampaikan rasa terima kasih serta apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai partisipasi berbagai elemen masyarakat menunjukkan kepedulian bersama terhadap pentingnya penguatan spiritual di era digital.


“Kehadiran panjenengan semua menjadi bukti bahwa kita memiliki komitmen yang sama dalam menjaga nilai-nilai moral dan spiritual di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat,” ujar Nurul Huda di hadapan para peserta.


Menurutnya, perkembangan teknologi digital membawa berbagai kemudahan sekaligus tantangan bagi kehidupan sosial masyarakat. Tanpa fondasi spiritual yang kuat, arus informasi yang begitu cepat dapat memengaruhi pola pikir dan perilaku generasi muda.


Karena itu, ia menekankan pentingnya ruang-ruang edukasi dan dialog seperti kegiatan tersebut. Selain menjadi wadah berbagi pemikiran, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan nilai-nilai keagamaan.


Nurul Huda juga menilai keterlibatan organisasi kepemudaan, aktivis LSM, dan media memiliki peran strategis dalam menyebarkan pesan-pesan positif kepada masyarakat. Kolaborasi lintas elemen menjadi kunci dalam menjaga harmoni sosial sekaligus membangun karakter generasi yang berintegritas.


“Ketika organisasi kepemudaan, LSM, media, dan masyarakat bersatu, maka upaya mengatasi krisis spiritual di era digital akan jauh lebih kuat dan berdampak luas,” tegasnya.


Ia berharap kegiatan seperti ini tidak hanya berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi mampu menjadi gerakan berkelanjutan yang mendorong tumbuhnya kesadaran spiritual di tengah masyarakat.


Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Momentum tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi antara wakil rakyat dan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di Kabupaten Sampang. (Tim)

TerPopuler