Proyek Paving SMPN 2 Jrengik Berkualitas Ecek-Ecek, Pengawasan Dinas Pendidikan Dipertanyakan!!

Proyek Paving SMPN 2 Jrengik Berkualitas Ecek-Ecek, Pengawasan Dinas Pendidikan Dipertanyakan!!

Selasa, 11 November 2025, November 11, 2025
Proyek Paving SMPN 2 Jrengik Berkualitas Ecek-Ecek, Pengawasan Dinas Pendidikan Dipertanyakan!!

Macanasia.net|SAMPANG – Proyek pembangunan paving di SMPN 2 Jrengik, Kabupaten Sampang, bikin geram publik. Pekerjaan senilai Rp99,6 juta dari APBD 2025 yang digarap CV Ayu Tirta itu diduga asal-asalan dan jauh dari standar teknis, Selasa (11/11/2025).


Tim Ormas Macan Asia Indonesia (MAI) Sampang bersama awak media di lokasi pada Senin (10/11), menemukan bahan material paving diduga berkualitas rendah dan mudah retak, hingga pasir bercampur sertu. Bukannya memperkuat infrastruktur sekolah, proyek ini justru menelanjangi bobroknya pengawasan pemerintah daerah.


“Pekerjaan ini asal jadi. Pengawasan dinas nyaris tidak ada,” tegas Husairi, perwakilan MAI.


Ia menyindir tajam, proyek kecil sering dijadikan bancakan, “Kalau semua dibiarkan begini, para koruptor makin tidur nyenyak di atas uang rakyat.”


Ironisnya, para pekerja di lapangan bahkan tak tahu siapa penanggung jawab proyek, mempertegas dugaan lemahnya koordinasi dan kontrol dari Dinas Pendidikan Sampang.


Menanggapi temuan itu, Kabid SMP Dinas Pendidikan selaku PPK, Achmad Tohairuddin, saat dikonfirmasi awak media melalui telpon Selasa (11/11) pagi, mengatakan akan mengecek pekerjaan paving tersebut.


"Saya masih di ruangan pak Kadis mas, nanti saya cek dulu terkait bahan sertu, langsung kirim fotonya ke bagian Sarpras," ucapnya dengan singkat.


MAI mendesak Inspektorat Sampang segera turun dan audit semua proyek paving di Kabupaten Sampang. Lemahnya pengawasan bukan sekadar keteledoran, tapi indikasi korupsi berjamaah berskala kecil yang dibiarkan tumbuh di atas paving retak.


Proyek yang seharusnya membangun kenyamanan sekolah kini justru menjadi simbol rusaknya integritas birokrasi. Dibalik proyek kecil ini tersimpan pesan besar, rakyat tak butuh janji pembangunan mereka butuh kejujuran dalam setiap rupiah yang diambil dari pajak mereka. (Zai)

TerPopuler