“Diplomasi Kemanusiaan PPWI: Seruan Bantuan Internasional untuk Ribuan Korban Bencana”

“Diplomasi Kemanusiaan PPWI: Seruan Bantuan Internasional untuk Ribuan Korban Bencana”

Kamis, 04 Desember 2025, Desember 04, 2025

 


Macanasia.net|Labura– Ketua DPC MAI Labuhanbatu Utara (Macan Asia Indonesia), Muhammad Daham, melalui Ketua PAC Kamidi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas respon cepat Dewan Pimpinan Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPN PPWI) dalam menyikapi gelombang bencana alam yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Melihat semakin beratnya kondisi para pengungsi, PPWI bertindak sigap dengan memobilisasi dukungan internasional.


Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, memastikan pihaknya telah resmi mengajukan permohonan bantuan kemanusiaan kepada sejumlah kedutaan besar negara sahabat di Jakarta. Langkah ini diambil setelah PPWI menerima berbagai laporan dan keluhan dari para wartawan yang berada di wilayah terdampak, banyak di antaranya turut menjadi korban bersama keluarga mereka.


“DPN PPWI menerima banyak sekali keluh-kesah dan permintaan bantuan dari rekan-rekan wartawan di daerah bencana. Mereka bersama keluarganya berupaya bertahan hidup dalam situasi yang sangat sulit. Bahkan ada warga yang desanya hilang diterjang banjir bandang,” ujar Wilson dalam pernyataan persnya, Rabu 03 Desember 2025. Ia menegaskan, PPWI berupaya menggugah kepedulian internasional dengan mengirimkan surat permohonan bantuan, termasuk kepada Kedutaan Besar Rusia.


Langkah diplomatik kemanusiaan PPWI ini bukan hanya untuk meringankan beban korban bencana, tetapi juga memperkuat jejaring solidaritas antar bangsa. Selain Rusia, PPWI juga mengajukan permohonan serupa kepada Kedutaan Besar Maroko, Oman, Uni Emirat Arab, Kuwait, Mesir, dan Tunisia. PPWI berharap negara-negara mitra tersebut dapat memberikan dukungan nyata untuk membantu ribuan korban yang masih membutuhkan penanganan darurat.


Adapun kebutuhan bantuan yang diajukan meliputi makanan darurat, pakaian, serta perlengkapan kebersihan untuk mencegah potensi penyakit di lokasi penampungan. PPWI juga menyoroti urgensi dukungan pendidikan berupa buku, alat tulis, dan ruang belajar sementara agar para siswa yang terdampak tetap bisa melanjutkan kegiatan belajar.


Selain bantuan logistik, PPWI turut memohon pengiriman relawan medis, ahli logistik, dan tenaga kemanusiaan guna memperkuat tim tanggap darurat di lapangan. Termasuk pula dukungan sarana transportasi untuk menjangkau wilayah yang masih sulit diakses.


Wilson menegaskan komitmen PPWI dalam memperjuangkan kesejahteraan para korban, sembari memastikan mitra internasional memperoleh informasi akurat mengenai situasi dan kebutuhan mendesak di daerah terdampak. "Kami percaya bahwa solidaritas global dapat memainkan peran penting dalam meringankan penderitaan dan memulihkan martabat mereka yang terdampak,” ungkapnya.


PPWI berharap upaya diplomasi kemanusiaan ini dapat membuka pintu kolaborasi yang lebih luas dan sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian lintas negara sangat dibutuhkan dalam masa krisis. “Inisiatif ini kami lakukan karena banyak korban adalah anggota PPWI dan wartawan yang dalam kondisi normal saja sering kesulitan mendapatkan akses bantuan dari pemerintah daerah, apalagi saat pemerintah sendiri sedang kewalahan,” tambah Wilson.


Menutup pernyataannya, Ketua DPC MAI LABURA, Muhammad Daham, menyampaikan terima kasih atas langkah cepat dan kerja keras PPWI. Ia berharap bantuan yang diupayakan dapat meringankan penderitaan para korban sekaligus mempercepat proses pemulihan. (Tim/Red)

TerPopuler