Macanasia.net|Sampang – Pekerjaan pengadaan dan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Halim Perdana Kusuma atau Jalur Lingkar Selatan (JLS), Kabupaten Sampang, hingga kini belum sepenuhnya tuntas meski masa kontrak pekerjaan telah berakhir, Rabu 31-12-2025.
Pantauan media di lapangan menunjukkan progres fisik proyek diperkirakan baru mencapai sekitar 90 persen. Sejumlah kabel instalasi masih terlihat menjuntai dan belum tertata sesuai standar, sementara beberapa tiang PJU tampak tergeletak di tanah dan belum terpasang di sejumlah titik. Kondisi tersebut menjadi indikasi kuat bahwa pekerjaan konstruksi belum diselesaikan secara menyeluruh sebagaimana yang ditargetkan.
Sumber internal Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang, yang meminta identitasnya dirahasiakan, mengakui masih adanya sisa pekerjaan. Ia menyebutkan bahwa pemasangan tiang PJU yang belum terpasang serta penataan kabel masih terus dikebut.
“Pekerjaan memang tinggal tahap akhir. Beberapa titik hari ini dijadwalkan pemasangan tiang yang tersisa dan perapian kabel agar sesuai standar teknis,” ujar sumber tersebut.
Namun di lapangan, kondisi ini memunculkan tanda tanya publik. Ahmad, warga sekitar, menyampaikan bahwa penerangan jalan belum berfungsi optimal karena baru sebagian lampu yang menyala.
“Bisa dilihat sendiri, hanya sebagian yang sudah menyala. Sampai menjelang malam begini pun masih dikerjakan,” ungkapnya, Selasa (30/12/2025).
Berdasarkan data pengadaan, proyek PJU JLS merupakan paket pekerjaan konstruksi dengan pagu anggaran Rp3,18 miliar dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp3,17 miliar. Proyek ini dilaksanakan oleh PT Madura Energi Infrastruktur dengan nilai kontrak Rp3,148 miliar.
Masyarakat berharap pihak pelaksana dan instansi terkait benar-benar menyelesaikan proyek ini secara tuntas, bukan sekadar di atas kertas. Penyelesaian yang menyeluruh dinilai krusial agar fungsi penerangan jalan di ruas JLS dapat berjalan optimal serta menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, khususnya pada malam hari.(Zai)
