IWO Pamekasan Tancap Gas! Rakerda V Angkat Isu Pembangunan Berkelanjutan Madura

IWO Pamekasan Tancap Gas! Rakerda V Angkat Isu Pembangunan Berkelanjutan Madura

Jumat, 23 Januari 2026, Januari 23, 2026
IWO Pamekasan Tancap Gas! Rakerda V Angkat Isu Pembangunan Berkelanjutan Madura

Macanasia.net|PAMEKASAN – Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO) Pamekasan menunjukkan komitmen serius dalam mengawal arah pembangunan daerah. Organisasi profesi jurnalis digital itu akan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) V Tahun 2026 dengan mengusung tema besar “Madura dan Skema Pembangunan Berkelanjutan”, sebuah isu strategis yang dinilai krusial bagi masa depan Pulau Garam, Jumat (23/1/2026).


Rakerda tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa, 26–27 Januari 2026, di dua lokasi berbeda di wilayah Pamekasan. Forum ini tidak sekadar menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga momentum penting untuk mempertegas posisi wartawan online sebagai mitra kritis sekaligus konstruktif dalam proses pembangunan daerah.


Di tengah derasnya arus informasi digital dan percepatan pembangunan di berbagai sektor, IWO Pamekasan memandang perlunya peningkatan kapasitas serta pemahaman wartawan terhadap konsep pembangunan berkelanjutan. Madura, yang kini terus bergerak dalam pembangunan infrastruktur, ekonomi kerakyatan, hingga sektor pendidikan dan sosial, dinilai membutuhkan peran media yang tidak hanya cepat, tetapi juga akurat, berimbang, dan berorientasi masa depan.


Ketua IWO Pamekasan, Dyah Heny Andrianty, menegaskan bahwa tema yang diangkat bukan tanpa alasan. Menurutnya, wartawan online memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk cara pandang publik terhadap pembangunan, termasuk memastikan informasi yang disampaikan mampu mendorong kesadaran kolektif akan pentingnya keberlanjutan.


“Melalui Rakerda ini, kami berharap wartawan online dapat berperan aktif dan memberikan kontribusi positif dalam menyebarkan informasi pembangunan berkelanjutan kepada masyarakat,” ujar Dyah Heny.


Ia menambahkan, jurnalisme digital hari ini tidak lagi hanya berfungsi sebagai penyampai berita, tetapi juga sebagai pendorong perubahan sosial. Karena itu, wartawan dituntut memahami dampak jangka panjang dari setiap isu pembangunan yang diberitakan, baik dari sisi lingkungan, sosial, maupun ekonomi.


Rakerda V IWO Pamekasan ini diikuti oleh 14 anggota dan pengurus dari berbagai media online. Meski jumlahnya terbatas, forum tersebut diyakini akan berlangsung dinamis karena seluruh peserta terlibat langsung dalam aktivitas jurnalistik harian di lapangan. Diskusi diproyeksikan berlangsung terbuka dan produktif, dengan fokus pada penguatan peran media digital di daerah.


Sejumlah agenda strategis telah disiapkan, mulai dari pembahasan program kerja organisasi, strategi peningkatan kualitas jurnalistik online, hingga pemetaan tantangan dan peluang media digital. Isu etika jurnalistik, akurasi data, serta penguatan kredibilitas media online di tengah maraknya informasi yang belum terverifikasi juga menjadi bagian penting dalam pembahasan.


Dengan Rakerda ini, IWO Pamekasan ingin menegaskan bahwa wartawan online bukan sekadar peliput peristiwa, melainkan bagian dari ekosistem pembangunan daerah. Melalui pemberitaan yang mendidik, kritis, dan solutif, media digital diharapkan mampu menjadi jembatan antara kebijakan, realitas lapangan, dan kepentingan masyarakat luas.


Rakerda V ini pun dipandang sebagai langkah awal memperkuat peran strategis IWO di Madura, sekaligus mempertegas bahwa jurnalisme online memiliki posisi penting dalam mengawal arah pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan. (Fit)

TerPopuler