Macanasia.net|Sampang – Desa Kamuning, Dusun Perreng, dipadati ribuan warga pada Minggu (15/02/2026) saat pawai Haflatul Imtihan Yayasan Islam Miftahul Huda digelar menjelang malam puncak acara. Sepanjang jalan raya Kamuning berubah menjadi lautan manusia yang antusias menyaksikan iring-iringan santri.
Kegiatan tahunan ini menjadi momentum istimewa bagi siswa-siswi Madrasah Miftahul Huda menjelang berakhirnya tahun pelajaran. Tidak hanya sebagai ajang perpisahan, Haflatul Imtihan juga menjadi simbol capaian pendidikan sekaligus kebanggaan bagi para orang tua.
Sejak siang, masyarakat sudah memadati sisi jalan. Sorak sorai dan tepuk tangan mengiringi setiap rombongan yang tampil dengan beragam kreasi dan kostum menarik. Pawai santri semakin semarak karena diiringi musik drumband yang membawakan lagu-lagu penuh semangat, serta tabuhan daul dugdug dan daul combo yang menggema sepanjang rute. Irama khas tersebut menambah kemeriahan suasana dan membuat warga semakin antusias menyaksikan jalannya pawai.
Tingginya animo masyarakat membuat arus lalu lintas mengalami peningkatan signifikan. Untuk memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan, aparat gabungan dari Polri dan TNI diterjunkan ke lokasi. Kanit SPKT Polsek Sampang, Aiptu Yunus Sudiyana, terlihat langsung mengatur arus kendaraan di sejumlah titik rawan kepadatan.
“Kami hadir untuk memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman dan tertib. Alhamdulillah hingga saat ini situasi kondusif, arus lalu lintas tetap lancar meski terjadi peningkatan volume kendaraan,” ujar Aiptu Yunus Sudiyana di sela pengamanan.
Hal senada disampaikan Sertu Slamet yang turut melakukan pengawalan di sepanjang jalur pawai. Ia menegaskan bahwa sinergitas TNI-Polri menjadi kunci terciptanya rasa aman bagi masyarakat.
“Kami bersama Polri berkomitmen menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung. Antusiasme warga sangat luar biasa, sehingga pengamanan kami lakukan secara maksimal agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.
Berkat pengamanan yang sigap dan terkoordinasi, kegiatan pawai berjalan lancar tanpa insiden berarti. Malam puncak Haflatul Imtihan pun diprediksi akan berlangsung lebih semarak dengan berbagai penampilan seni para santri.
Momentum ini bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi juga menjadi cerminan kuatnya kebersamaan antara lembaga pendidikan, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga tradisi serta semangat pendidikan di Desa Kamuning.(Wirno)
