“RAT Koperasi Tani Mandiri HTR 2025, Perkuat Kebersamaan dan Teguhkan Komitmen Kesejahteraan Anggota”

“RAT Koperasi Tani Mandiri HTR 2025, Perkuat Kebersamaan dan Teguhkan Komitmen Kesejahteraan Anggota”

Selasa, 17 Februari 2026, Februari 17, 2026


Macanasia.net | Asahan – Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Tani Mandiri HTR Tahun Buku 2025 digelar pada Senin (16/2/2026) di Blok 14 HTR Mandiri, Desa Perbangunan, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja koperasi sekaligus mempererat kebersamaan antar anggota. Selasa 17-2-2026.


RAT yang dihadiri pengurus, anggota, serta perwakilan dari Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Sejumlah rangkaian acara digelar, mulai dari laporan pertanggungjawaban pengurus, pemaparan program kerja ke depan, hingga seremoni penampilan produk unggulan koperasi.


Produk unggulan Koperasi Tani Mandiri HTR yang dipamerkan antara lain durian, cokelat, pinang, aren, hingga sengon. Komoditas tersebut menjadi bukti nyata pengelolaan kawasan Hutan Tanaman Rakyat (HTR) yang produktif dan berorientasi pada peningkatan ekonomi anggota.


Selain agenda formal, kegiatan juga dirangkaikan dengan acara syukuran tahunan sebagai wujud rasa syukur dan ajang silaturahmi. Tradisi pemotongan hewan ternak, yakni kambing milik koperasi, serta makan bersama seluruh pengurus dan anggota menambah hangat suasana kebersamaan.


Program HTR sendiri merupakan bentuk legalitas yang diberikan negara melalui Menteri Kehutanan kepada koperasi untuk mengelola kawasan hutan secara sah dan berkelanjutan. Melalui skema ini, masyarakat diberikan akses kelola guna meningkatkan taraf hidup tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.
Ketua Koperasi Tani Mandiri HTR, H.M. Wahyudi, menegaskan bahwa koperasi akan terus mendorong penguatan sektor produksi berbasis kehutanan dan pertanian.


“Produk unggulan kami, terutama kayu sengon, terus kami tanam secara berkelanjutan agar memberikan hasil produksi yang maksimal. Tujuannya jelas, untuk membuka akses ekonomi yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di kawasan hutan,” ungkapnya.


Ia juga menambahkan bahwa RAT bukan sekadar agenda tahunan, melainkan forum tertinggi koperasi untuk memperkuat transparansi dan soliditas organisasi.


“Melalui RAT ini, kita evaluasi bersama apa yang sudah dicapai dan apa yang perlu diperbaiki. Koperasi harus dikelola secara terbuka dan profesional agar manfaatnya benar-benar dirasakan anggota,” tegasnya.


Dengan semangat kebersamaan dan komitmen pengelolaan yang berkelanjutan, Koperasi Tani Mandiri HTR optimistis mampu terus berkembang dan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekitar kawasan hutan.

(Liputan Kamidi)

TerPopuler