Guncang Panggung Nasional! Guru SMKN 1 Jrengik Raih Karya Terfavorit, Sampang Ukir Prestasi
MACANASIA.NET|SAMPANG – Perjalanan guru SMKN 1 Jrengik, Kabupaten Sampang, di panggung nasional berakhir dengan torehan prestasi membanggakan, Senin (10/8/2026).
Bukan sekadar mampu menembus 20 besar nominator nasional, Fida Nur Irawati, S.Pd., M.Pd., justru berhasil merebut penghargaan Karya Terfavorit dan juara 4 nasional dalam Apresiasi Karya Implementasi Pembelajaran Mendalam Tahun 2026.
Prestasi itu menjadi bukti bahwa karya inovatif guru dari sekolah di daerah mampu mencuri perhatian di tengah persaingan karya pendidikan dari berbagai wilayah Indonesia.
Kepastian tersebut tertuang dalam Piagam Penghargaan Nomor 1189/B/D6.6/KP.11.02/2026. Dalam piagam yang diterbitkan BBPPMPV Bidang Otomotif dan Elektronika itu, Fida Nur Irawati tercatat sebagai pemenang Karya Terfavorit.
Penghargaan tersebut diberikan pada 9 Agustus 2026 di Malang, dalam rangka Apresiasi Karya Implementasi Pembelajaran Mendalam Tahun 2026.
Capaian ini sekaligus mengubah cerita awal perjalanan Fida. Dari 20 besar, ia tidak berhenti sebagai nominator. Karyanya berhasil mendapatkan tempat khusus di hati peserta dan menjadi Karya Terfavorit.
Bagi SMKN 1 Jrengik, prestasi tersebut menjadi kebanggaan besar. Nama sekolah yang berada di Kabupaten Sampang itu kini tercatat dalam panggung apresiasi inovasi pembelajaran tingkat nasional.
Kepala SMKN 1 Jrengik, Imam Syafi'ie, S.Pd., M.Pd., menyambut prestasi tersebut dengan penuh rasa syukur. Ia menilai penghargaan itu menjadi bukti nyata bahwa kerja keras guru dan budaya inovasi di sekolah mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga. Ini merupakan penghargaan luar biasa bagi Ibu Fida dan juga bagi keluarga besar SMKN 1 Jrengik,” ujar Imam.
Menurutnya, capaian tersebut tidak boleh berhenti sebagai sebuah penghargaan. Justru, prestasi itu harus menjadi pemantik agar para guru semakin berani mengembangkan model pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.
“Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh guru untuk terus berkarya dan berinovasi. Kami ingin prestasi ini menjadi awal dari lahirnya karya-karya berikutnya yang bisa membawa nama SMKN 1 Jrengik dan Kabupaten Sampang semakin dikenal di tingkat nasional,” katanya.
Prestasi Fida juga menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan Kabupaten Sampang. Sebab, di tengah kompetisi nasional yang semakin ketat, guru dari sekolah daerah mampu berdiri sejajar dengan para pendidik dari berbagai penjuru Indonesia.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Sampang, Mas'udi Hadiwijaya, S.Pd., M.Pd., sebelumnya juga memberikan apresiasi atas kiprah Fida yang mampu membawa nama Sampang ke tingkat nasional.
Prestasi tersebut sekaligus mempertegas pentingnya inovasi dalam pendidikan vokasi. Guru tidak lagi hanya dituntut menyampaikan materi, tetapi juga ditantang menciptakan pembelajaran yang mampu menjawab perkembangan zaman dan kebutuhan dunia kerja.
Dari SMKN 1 Jrengik, sebuah karya guru kini mendapatkan pengakuan di panggung nasional. Bagi Sampang, ini bukan sekadar sebuah piagam.
Ini adalah cerita tentang keberanian guru daerah untuk bersaing, tentang sekolah yang terus bergerak, dan tentang Sampang yang perlahan tetapi pasti menunjukkan wajah terbaiknya di panggung pendidikan Indonesia. (Red)
