"Prof. Sutan Nasomal: Presiden Prabowo Diyakini Mendukung Percepatan Pemekaran Daerah demi Pemerataan Pembangunan"

"Prof. Sutan Nasomal: Presiden Prabowo Diyakini Mendukung Percepatan Pemekaran Daerah demi Pemerataan Pembangunan"

Sabtu, 11 Juli 2026, Juli 11, 2026

 "Prof. Sutan Nasomal: Presiden Prabowo Diyakini Mendukung Percepatan Pemekaran Daerah demi Pemerataan Pembangunan"



Macanasia.net | Jakarta – Pakar Hukum Internasional sekaligus ekonom, Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., menyatakan keyakinannya bahwa Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memiliki komitmen untuk mendukung percepatan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan nasional.


Pernyataan tersebut disampaikan Prof. Sutan Nasomal saat menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin redaksi media cetak dan media daring nasional maupun internasional dari Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka di kawasan Kompleks Asrama Kopassus, Cijantung, Jakarta, Sabtu (11/7/2026).


Menurutnya, masyarakat di berbagai daerah telah lama menantikan realisasi pembentukan daerah otonomi baru yang dinilai mampu mempercepat pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi dan ketahanan nasional.


"Masyarakat sudah sangat lama menunggu keberanian pemerintah meresmikan Daerah Otonomi Baru karena langkah tersebut sangat penting untuk pemerataan pembangunan, memperkuat jaringan ekonomi, melahirkan pusat-pusat pertumbuhan baru, serta memperkuat pertahanan dan ketahanan Indonesia," ujar Prof. Sutan Nasomal.


Ia menilai masih banyak wilayah yang mengalami kendala pelayanan publik akibat luasnya wilayah administrasi. Warga di sejumlah daerah masih harus menempuh perjalanan berjam-jam, bahkan menggunakan transportasi air hingga sekitar tujuh jam, hanya untuk mengurus administrasi pemerintahan maupun pelayanan publik.


Menurut Prof. Sutan, kondisi tersebut sudah saatnya diakhiri melalui pembentukan DOB agar pelayanan masyarakat menjadi lebih dekat, cepat, dan efisien.


"Sudah saatnya masyarakat tidak lagi harus menempuh perjalanan yang sangat jauh hanya untuk mengurus dokumen seperti administrasi kependudukan, perizinan, PBG, SIM maupun pelayanan pemerintahan lainnya," katanya.


Ia menjelaskan bahwa pembentukan Daerah Otonomi Baru merupakan kebijakan yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan sehingga pengelolaan pemerintahan dapat disesuaikan dengan karakteristik wilayah masing-masing.


Manfaat Pembentukan Daerah Otonomi Baru


Prof. Sutan Nasomal menyebutkan sejumlah manfaat strategis pembentukan DOB, antara lain:


- Meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan memperpendek jarak masyarakat menuju pusat pemerintahan.

- Mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur seperti jalan, sekolah, rumah sakit, dan fasilitas umum lainnya.

- Mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pembukaan pusat-pusat ekonomi baru dan penciptaan lapangan kerja.

- Meningkatkan efektivitas birokrasi karena rentang kendali pemerintahan menjadi lebih pendek sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat.


Selain itu, menurutnya, aparatur sipil negara, anggota TNI, dan Polri juga akan memperoleh kemudahan dalam menjalankan tugas administrasi karena lokasi pusat pemerintahan menjadi lebih dekat.


Presiden Dinilai Memegang Kunci Percepatan DOB


Prof. Sutan Nasomal menilai percepatan pembentukan DOB sangat bergantung pada kebijakan pemerintah pusat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.


Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar berbagai usulan pemekaran daerah yang selama ini telah memenuhi persyaratan administrasi dapat segera direalisasikan.


Sejumlah Usulan Daerah Otonomi Baru


Prof. Sutan Nasomal juga menguraikan sejumlah usulan Daerah Otonomi Baru yang berkembang di berbagai wilayah Indonesia, antara lain:


Wilayah Sumatera


- Kabupaten Peureulak Raya (Aceh Timur).

- Kabupaten Pantai Barat Pesisir.


Jawa Barat


- Kabupaten Bogor Barat.

- Kabupaten Bogor Timur.

- Kabupaten Sukabumi Utara.

- Kabupaten Garut Selatan.

- Kabupaten Indramayu Barat.

- Kabupaten Cianjur Selatan.

- Kabupaten Tasikmalaya Selatan.

- Kabupaten Garut Utara.

- Kabupaten Subang Utara.

- Kabupaten Bekasi Utara.


Jawa Tengah


- Pemekaran Kabupaten Brebes.

- Pemekaran Kabupaten Banyumas.


Jawa Timur


- Usulan Provinsi Mataraman.

- Usulan Provinsi Blambangan.

- Usulan Provinsi Madura.


Kalimantan Barat


- Jelai Kendawangan Raya.

- Matan Hulu.

- Hulu Aik.

- Usulan Provinsi Kapuas Raya.

- Wacana Sambas Pesisir.


Kalimantan Tengah


- Provinsi Barito Raya.

- Provinsi Kotawaringin.

- Kabupaten Kotawaringin Utara.

- Kabupaten Kapuas Ngaju.


Kalimantan Timur


- Kabupaten Kutai Utara.

- Berau Pesisir Selatan.

- Paser Selatan.

- Kutai Tengah.

- Sangkulirang.

- Kota Samarinda Baru/Samarinda Seberang.


Kalimantan Utara


- Kota Tanjung Selor.

- Kota Sebatik.

- Kabupaten Krayan.

- Kabupaten Apau Kayan.

- Kabupaten Bumi Dayak Perbatasan.

- Kabupaten Mangku Mengelung.


Sulawesi Tengah


- Kabupaten Tompotika.

- Batui-Toili.

- Buol Timur.

- Dondo Dampal.

- Donggala Utara.

- Kepulauan Togean.

- Moutong.

- Pamona Raya.

- Tampo Lore.

- Tomini Raya.

- Kota Luwuk.


Maluku


- Seram Utara.

- Banda.

- Tanimbar Utara.

- Talabatai.

- Sejumlah calon DOB di Kabupaten Seram Bagian Timur.


Papua

Prof. Sutan juga menyinggung percepatan pembangunan pemerintahan di empat provinsi baru yang telah dibentuk, yaitu:


- Papua Selatan.

- Papua Tengah.

- Papua Pegunungan.

- Papua Barat Daya.


Menurutnya, pembangunan infrastruktur pemerintahan di wilayah-wilayah tersebut perlu terus dikawal agar pelayanan publik dapat berjalan optimal.


Harapan kepada Pemerintah


Di akhir keterangannya, Prof. Sutan Nasomal berharap pemerintah pusat segera mengambil keputusan terkait percepatan pembentukan Daerah Otonomi Baru sebagai bagian dari pemerataan pembangunan nasional.


Ia menilai hadirnya kota-kota dan daerah baru akan memperkuat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperpendek rentang kendali pemerintahan, sekaligus memperkuat persatuan dan pembangunan Indonesia.


"Semoga harapan masyarakat untuk percepatan pembentukan Daerah Otonomi Baru dapat diwujudkan bersama Presiden Prabowo Subianto demi Indonesia yang semakin maju, merata, dan sejahtera," tutup Prof. Sutan Nasomal.


Narasumber: Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H.


Penulis: Kamidi, CFLE.

TerPopuler