"Prof. Dr. Sutan Nasomal Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Berantas Korupsi, Dorong Penegakan Hukum Maksimal terhadap Koruptor"
Macanasia.net | JAKARTA – Pakar Hukum Internasional dan Ekonom Nasional, Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas langkah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto beserta jajarannya dalam mengungkap dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan pejabat di lingkungan Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memperkuat pemberantasan korupsi di Indonesia.
Pernyataan itu disampaikan Prof. Sutan Nasomal saat menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin redaksi media cetak dan media daring nasional maupun internasional di Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka, kawasan Cijantung, Jakarta, Jumat (24/7/2026), melalui sambungan telepon seluler.
Menurut Prof. Sutan Nasomal, keberhasilan aparat penegak hukum mengungkap dugaan kasus korupsi yang melibatkan pejabat tinggi menjadi momentum penting dalam membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap komitmen pemerintah dalam memberantas praktik korupsi hingga ke akar-akarnya.
"Masyarakat mulai percaya bahwa Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto benar-benar serius memerangi korupsi. Ini menjadi sejarah baru dalam upaya penegakan hukum di Indonesia," ujarnya.
Prof. Sutan Nasomal menilai pengungkapan dugaan korupsi tersebut menunjukkan adanya komitmen pemerintah untuk melakukan pembenahan di lingkungan pemerintahan, tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi.
Ia menegaskan bahwa praktik korupsi tidak boleh dibiarkan karena merugikan keuangan negara dan menghambat pembangunan nasional. Oleh sebab itu, ia mendorong aparat penegak hukum agar terus mengusut berbagai dugaan korupsi yang telah terdeteksi.
"Jangan kasih kendor. Terus bongkar semua praktik korupsi di setiap lini yang telah terindikasi," tegasnya.
Lebih lanjut, Prof. Sutan Nasomal menilai pengawasan terhadap penggunaan keuangan negara harus diperkuat mulai dari tingkat pemerintahan paling bawah hingga pusat. Menurutnya, seluruh institusi yang mengelola maupun mengawasi keuangan negara perlu diaudit secara berkala guna mencegah penyalahgunaan kewenangan.
Ia juga mengingatkan bahwa praktik korupsi dapat terjadi apabila sistem pengawasan tidak berjalan secara efektif. Karena itu, transparansi, akuntabilitas, dan audit yang berkesinambungan dinilai menjadi instrumen penting dalam upaya pencegahan korupsi.
Dalam keterangannya, Prof. Sutan Nasomal turut menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya pemberian sanksi yang memberikan efek jera terhadap pelaku tindak pidana korupsi. Menurutnya, masyarakat menginginkan penegakan hukum yang tegas terhadap koruptor sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Masyarakat menginginkan koruptor dihukum seberat-beratnya agar menimbulkan efek jera," katanya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pemberantasan korupsi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, sehingga pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan dapat dilakukan secara bersama-sama.
Di akhir keterangannya, Prof. Sutan Nasomal bersama masyarakat Indonesia menyampaikan doa dan harapan agar Presiden Prabowo Subianto senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah memimpin bangsa serta melanjutkan upaya pemberantasan korupsi demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Narasumber: Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., Pakar Hukum Internasional, Ekonom Nasional, Presiden Partai Oposisi Merdeka, Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID), Ketua Umum YPLBH Profesor Sutan Nasomal, serta Pengasuh Ponpes Ass Saqwa Plus Jenderal Kompii.
Penulis: Kamidi, CFLE.
Editor : Wir
